Saturday, December 26, 2009

KADO KU, KADO SEDERHANA : Istriku, langit masih Biru?


KADO KU, KADO SEDERHANA
Jika cinta adalah makna lain dari kekuatan memberi, setelah “souvenir sederhana” maka nanti tulisan sederhana ini juga adalah turunan dari cinta itu. Ini cabang – cabang saja tapi ia punya dimensi pengaruh yang cukup luas bagi bathin kita, oleh sebab itu manhaj ini menganjurkan untuk berikanlah saudara mu hadiah karna itu akan menimbulkan dan menguatkan cinta, dasyat bukan.!!. Jadi sekarang pertanyaan saya siapa yang tak ingin diberikan hadiah? Semua pasti ingin. Apapun namanya ataupun nama lain berupa sebuah KADO, Entah itu kado pernikahan, kado ulang tahun, ataupun kado saat mendapatkan nilai terbaik di sekolah dulu...lebih dasyatnya coba memberi kado tersebut tanpa event, tanpa motif??. Walaupun sederhana, walaupun sedikit, apalagi banyak atau walaupun hanya sebuah kado rutin senyuman terindah pagi sekali dari istri yang terbungkus kesetiaan saat saya terbangun dan dibuatkan teh madu hangat olehnya (terimakasih ya dear, Allah love you full :D).
Tak hanya harus bentuk materi, karna saya mengangapnya bahwa sesuatu hal yang diberikan istri atau saya untuk istri yang sudah terencana atau tidak, kemudian dikemas oleh bungkusan “kertas - kertas” rasa, jiwa dan cinta menjadi bentuk lain dimensi indah dipandang mata fisik dan mata jiwa. Isinya harus tersembunyi pada kerapatan “ikhlas” supaya menjadi kejutan semburat kebahagiaan dan keharmonisan yang ‘lurus’ juga ‘terang’.
Kadang bungkusnya tak sesuai dengan isinya mungkin karna tak sempat menghiasinya, begitupun kadang sebaliknya dan tetaplah berzhon baik. Seperti saya bilang bahwa kado apapun dari orang yang kita cintai, dan apapun pula bentuknya, itu mempunyai sensasi kejutan tersendiri dalam karnaval – karnaval letupan kegembiraan sesaat (atau bahkan abadi) yang mampu menyambung estafet semangat pada kehiduapan fana panjang ini. Kadang ada letupan kejutan ‘suprise’ kadang bisa jadi hanya kejutan jiwa untuk menjadi renungan hikmah yang panjang, semua tergantung pada bungkus, isi, waktu dan tempat dimana ia bisa tepat memberi dan mengekspresikan itu.
Lain hal, entahlah apakah juga istilah kado ini sesuai kebenarannya dengan teoritis dalam kamus besar bahasa Indonesia pada istilah kado atau telah menyimpang, tetapi pada pandangan saya sendiri itulah namanya kado versi saya. Versi makna saya sendiri, seperti pada judul serial cerita yang akan saya cicil tulis ini “KADO KU, KADO SEDERHANA: istri ku, langit masi biru!?” ini kado dari saya untuk istri saya, bagaimana dengan anda, sudahkah anda memberikan kado terbaik pada orang yang anda cintai hari ini????? (Izz@m, 20122009 Bekasi).

Nb : Nyambung ngeblog lagi yuk...semoga istiqomah terus.

No comments: