Thursday, July 21, 2011

FITNAH....INI FITNAH BUNDA!!

Fitnah....sungguh ini fitnah, dan fitnah lebih kejam dari pembunuhan. Terutama pembunuhan karakter, tapi jangan terlalu dibawa serius teman untuk tulisan satu ini. begini ceritanya...kejadian bau menyengat kala itu selalu menjadi tebakan spekulasi saya dan istri untuk menebak kalau Alif sedang "Puff", bagai kuis di teve Alif ibarat objek yg harus ditebak untuk merebutkan sebuah hadiah mobil mewah atau uang milyaran..hehehe, yang kalah siap-siap mendapatkan pekerjaan mulia :membersihkan dan mensucikan (puf)...hehehe, mulia bukan teman:).

Memang keadaan saat siang itu bunda Alif sdng di hinggapi rasa lelah yang sangat, dan saya juga tak kalah lelahnya, karna baru benar pulang kerja shift 3 langsung pagi-pagi diajak pergi jalan keliling kampung kami tercinta : desa (baca Village...biar kerenan dikit..hehehe) karang satria, Tambun. Mulai dari agenda bayar cicilan rumah ke Bank (menyicil rumah lebih baik dari pada jadi kontraktor, begitu kata para 'oknum' pakar perencanaan keuangan dadakan:alasan standar orang gak mampu beli rumah lunas,teman..hehehe.) sampai shooping untuk menghabiskan anggaran budget negara pos minggu ke 2 ke sebuah supermaket milik temannya Doraemon dan Nobita :G**NT.

Terik, maklum dah hanya menggunakan kendaraannya Valentino Rossi..puaanas. Tapi alhamdulillah kami selesai pulang dan sampai rumah jam 14:00 (tumben bunda lagi sadar manajemen waktu saat belnja..peace), langsung istirahat dan Alif tertidur, saya, istri pun rada teler dibuatnya. Dan fitnah pun mulai bergulir hebat dan syetan pun berbisik ketika bau nyengat celana dan pampers Alif cukup dasyat terbawa hembusan kipas angin .."Ayah, Alif sprtinya  puff ya"..bercampur  atsmosfer malay (baca:malas), karna mulai saat itu bunda Alif mulai alergi dengan bau-bau menyengat dan mulai menyerahkan 'tugas' mulia itu kepadaku.(:..."enggak ah Bun gak bau, Bun!" sergah ku (padahal ku sedang malay jg sih..hehe)..."bener puff Ayah, Alif tuh puff..tuh cium baunya" yang seprtinya istri ku terus mempertahankan insting penciumannya sekaligus mempertahankan posisi weenaknya (PW) dari bau tersebut. Karna saya dan istri rada bising karna 'acara kuis tebakan bau' itu, Alif pun mulai terbangun dengan posisi celana dan pampers yang agak melorot dan terbengong lugu (pada ngapain nih orang pada libut2x)...saya dan istripun spontan menatap Alif dan posisi pampersnya...dan secara spontan pula kami berdua tersenyum bersama....."Hadzihii fitnah, ini fitnah bunda..:)

(Budaya Ilmiah di Keluarga: Izz@m Juni 2011)

Sent from my Windows Mobile Phone


No comments: