06/08/08 (13.00 WIB)
Breifing : Akhwat2 sekarang kok manja banget nih?
Jadwal agenda briefing jadi ditunda dari yang dijadwalkan diawal perjanjian jam 10.00 jadi jam 13.30, yang punya hajat pemberi “taujih” saudara kopong (ilman;ekst 07) dan akh firman sedang ada acara, beliau dan akh firman adalah dedengkot organisasi pencinta Alam (PUMAPASI) di kampus DIII ku, ya ga jauh beda dengan di skala partailah, beliau – beliau itu sekelas ustadz Hilmi, team majelis syuronya pecinta alam gitu...gimana ustad firman dah siap jadi ’sang murobbi’? Jika belum sanggup gimana jika tawaran Ane turunin jadi ’sang mentor’.. He3x. Sekedar info bagi teman yang ingin buat acara kegiatan dengan tema outbond atau materi tentang alam untuk SMA atau SMP bisa menghubungi langsung beliau –beliau itu, promosi sedikit lah Sob..!Rohis bisa nego-lah....
Teknis persiapan dan segala bekal tentang medan banyak dijelaskan, tetap usulan untuk menginap di villa atau wisma di sekitar Cidahu menjadi pilihan akhwat, tapi ikhwannya kekeh ditenda...akh Rida yang bingung,
”lah yang namanya mau naik gunung atau puncak mah enaknya nginap ditenda kalee”...peserta yang aneh, ujar nya.
Iyan yang tadinya mau ikut jadi illfeel gitu. Padahal kami sudah membujuk ’rayu’ bidadari - bidadari dunia itu dengan cukup panjang tentang keadaan disana yang tidak sesulit dan sesusah yang banyak difikirkan teman – teman akhwat.Banyak tanya, sama halnya tentang karakter umum wanita saat nawar bawang atau sayuran di pasar, mulai dari pertanyaan, ada kamar mandinya ga disana?bagus gak? Trus jalannya jauh ga kepuncak kawahnya?bahaya gak?...
”namanya juga jalan-jalan ke gunung Bu, bukan ke mall yang pake liff ama tangga jalan!!” Dalam hati senyum kesabaran ku yang mulia menipis.
Entah sejak kapan trend ini melanda para ikhwan dan terutama akhwat (afwan yang merasa dirinya ikhwan dan akhwat kaya gitu; semoga tersinggung!!), latihan (tadribat) dalam kesulitan bukankah pilihan? Sebab tak pernah ada lembaga training yang melatih untuk kondisi senang!!...parah lagi nih buat Neng Ifa and The geng, maaf nih Neng namanya jadi ditulis jadi masuk blog ku (La taghdhob!!, ga pa2 khan neng dari pada sulit kalau masuk tipi, atau juga dari pada masuk neraka..hihi),
”kalau ada yang lebih baik, kenapa enggak (divilla) ka Agung?”wah nyang eni-nih enggak ane banget dah Neng!! Tapi memang perlu dimaklumi bahwa wanita itu istimewa, aurat yang harus dibatasi wanita melebihi batasan aurat pria. Oleh sebab itu mungkin wilayah kenyamananya pun akan terbatas, seharusnya terbatas pada proporsional membatasi, sayangnya banyak wanita yang enggak proporsional dalam membatasi kadang to much dan kadang mempersulit diri sendiri, sebab membatasi yang proporsional itulah yang akan malah melahirkan kekuatan keistimewaan, subhanallah, contoh: ”sifat kelemahan lembutan (Ar Rifq) wanita adalah kekuatan terbesarnya dalam menaklukan pria”, buktinya Nabi kita Muhammad dalam hadist takkkan pernah mampu ”menahan” saat ketemua Aisyah; karena dalam diri Aisyah terpencar sifat kelemah lembutan yang luar biasa diantara istri – istri nabi yang lain, biasanya malah kalo wanita ”macho” akan lebih sulit mencari pasangan jiwanya Sob: membatasi proporsional fitrah, ga percaya.....buktiin aja Sob?.
Ini yang lebih aneh lagi menurut ku, dan begitu pula akh Rida yang turut menyimak breifing. ”Gimana kita pada mau bawa beras berapa liter untuk masak disana?” tanya kopong.
Group ikhwan mah pengen banget masak disana, loh wong ini adalah momentum terbaik dan jarang untuk belajar menjadi bapak – bapak farmasi yang baik dan mandiri kelak, untuk bisa belajar masak (ciyeee, ciyeee chef Rida)...ya, yah minimal, masak mie goreng, masak nasi dan masak sarden, bilamana nanti istri lagi sibuk ngisi dauroh jauh, memang bukan masak biasa dengan tingkat kecepatan dan kebersihan yang pasti dipertanyakan juga?. Eehh, malah jawabannya akhwat
” gimana kalau kita bungkus aza nasi dari rumah dengan teknik jitu ibu alef dan Neng Ifa, yang menurut eksperimen ilmiah beliau katanya nasi dijamin gak akan basi sampe malam, lauknya yang kering dan awet dan untuk makan pagi besoknya kita beli aja diwarung” gguuuubrak!!.
Memang sih jadi simple, dan ia juga sih memang ada warung 24 jam disekitar perkemahan, ”lah kalau kaya gitu mah sama aja kayak makan dirumah ga ada ”sense-nya” gitu bu!!” akhwat – akhwat sekarang yang instan!semoga ga sampe jadi wanita spoon. Mohon maaf buat akhwat – akhwat sedunia, ini hanya sebagian oknum, enggak maksud mengeneralkan anti – anti semua yang telah berjasa pada Dunia dan Indonesia ini.....:D.
Keputusan ’syuro’ menetapkan : Besok tetap akhwatnya nginep divilla!! (ukht Riwa : Kecewa berat , jangan ditenteng cariernya ya bu entar jadi berat beneran, (?))
08/08/08-(08.00 WIB)
Berbagi tugas :”Berikanlah yang terbaik untuk orang lain”...
Akhirnya dapat dipastikan yang mengikuti hikking kali ini : akh firman, ana, akh amat dan akh Rida, sedangkan akhwat nya : ukht Ifa, Riwa, Yuyun selebihnya adalah team menyusul sore: ukht Lifa, Sari dan Witri disebabkan ibu Lifa memang harus kerja dulu. Seluruhnya berjumlah sepuluh orang. Rihlah yang lebih banyak dari pada tradisi rihlah ekstensi tahun sebelumnya ke Cibodas – curug Cibeurem (G.gede).
Hari ini, mulai dari pagi banyak tugas yang harus dikerjakan berbarengan, antara kepentingan individu (akademik) yang belum selesai ngurus legalisir SKL dan Transkrip untuk pendaftaran Apoteker dengan mengurus perlengkapan buat naik besok seperti tenda, carier dan amunisi perut lainya. Ini agak keteter dari sebelumnya coz kemarin kamis sudah disibukkan dengan amanah agenda baru (gimana ukht Fita Dwi sudah direkap belum?) dan memimpin rapat. Salah satu solusi cerdas ya, berbagi. Aku yang ngurus akademisi, akh firman yang nyari barang kelengkapan dan sorenya aku dan akh Rida belanja untuk beli gas, parafin dan amunisi perut lainnya.
Sore, akhirnya semua secara tak sengaja kumpul dikost onan said berikut beberapa barang bawaan yang sudah ditargetkan. Aku yang masih bermasalah, karena masih ada urusan ilmu dengan Condet yang belum selesai, ya mau tidak mau harus langsung berangkat sore itu juga untuk menyelesaikannya, dianterin Rida pakai motor hanya sampai naik metromini 53, sekalian beliau pulang untuk ngambil carier yang kurang coz katanya belum juga packing barang – barang pribadinya pula.
-20.00 WIB-
Akhirnya malam itu kumpul kembali dikost onan sa’id, begitupun akh Rida yang telah sampai kost dengan cariernya. Kita harus menunggu untuk packing perlengkapan kelompok, sebab kamar kost dipakai akh Amat untuk agenda pekanannya. Hari ini hari spesial beliau: ustad Amat Paziri, Lc, ustad baru di kost onan said (sebenarnya ustad sudah lama cuma belum tenar aja...piss akhi!) sekelas tataran daftar ustad – ustad DPD-lah (insya Allah, amiin...begitulah ledekan postif akh Rida) karena akan membahas buku penting sepanjang sejarah pemuda dan dunia Islam......”Cinta dan Syahwat” karya Ibnul Qoyyim di forum itu (hihi..ciyee akhi)...loh kok temanya cinta mulu ustad?emang ga ada tema yang laen..he2x ledek ku juga. Jadi sekarang kalau ada yang mau konsul masalah cinta dan segala fenomena syahwat silahkan aja hub ustad Amat Paziri, Lc di 0856911XXXX insya Allah selesai masalahnya atau ketik REG spasi KONSUL spasi PERTANYAAN kirim ke no. 0219274XXXX tarif premium....lah kok jadi kaya seleb gitu ustadz...piss!!Terpaksa kita ngungsi di kamar kost sebelahnya (kamar alumni; basecamp), sambil diskusi buat besok, sambil menunggu. Perlengkapan sengaja disediakan untuk keadaan apabila ternyata akhwat berubah pikiran untuk nginap ditenda, jadi tenda tetap dibawa dua untuk kapasitas masing – masing 6 orang dan 4 orang. Carier jadi lebih berat, kurang apa coba panitia!!
Baru jam 22.00 kita mulai berberes, setelah agenda akh Amat selesai ”Berikanlah yang terbaik untuk orang lain..” . Kita baru pada tidur sekitar jam 1-an, karena harus buka tenda dulu untuk ngecek dan ricek kembali sekaligus packing barang – barang pribadi masing - masing, padahal mah kita (panitia) menganjurkan agar peserta sebelum naik agar tidurnya cukup jangan sampai begadang takut fisik jadi lemah (ngedrop), tapi kita sendiri yang ngelanggar!!Ego nih. Terlebih aku yang tidur terakhir, karena memang biasa aku yang sulit tidur kalau sudah jam segitu (The Dark Knight: manusia malam..kalee Sob!) sudah kebiasaan, lainnya menunggu kantuk ku ngedit buku panduan perjalanan untuk besok berupa do’a – do’a harian yang harus dibaca saat perjalanan dan menginap, sederhana tak terpikirkan, tapi menurut ku cukup bermanfaat, isi selebihnya materi survive dasar dari akh Firman, takut kali aza ada yang nyasar dihutan jadi enggak usah nyusahin aku dan akh Firman untuk mencari, tinggalin aja pulang You will survive akh/ukh, tsiqoh kok.....he3x. tenang ga mungkin Sob! Hikking yang harus berbeda??.
Bersambung .....penasaran?tunggu aja tetap stay in diblog ini...
Comming soooon : Di gunung ketemu mantan mentri R.I!!

Amat : Lah Napah ente ustad, kaya orang pasrah gitu? eNih ekspresi cinta or syahwat ustad..hi2x
Firman : Ranger G.Salak lagi pose...ini posenya lagi gak tidur khan akhi..
Rida : Hore, hore, hore difoto (ndeso)...akh emangnya ini lagi ulang tahun ya?
Ane : Bang kameranya bukan diatas, tapi didepan tuch..jaim bgt dah!
Neng Ifa&the genk : Gak dimana – mana dah Neng, pasti gaya mulu..emang orang betawi punya gaye dah...jadi ketularan dah nyang laen..tuch liat khan Neng.
No comments:
Post a Comment