Ada tags baru pada halaman izzatulgumam ini “Gumam Mutiara”. Mungkin dari kita tak merasa, terkadang apa – apa yang terucap dengan ikhlas atau dengan spontan dari teman atau siapapun bisa menjadi bahan renungan yang mendalam bagi pendengarnya. Atau memang sang penutur kata tersebut yang telah lama mendalami lebih dulu dari bukan sekedar teori, bukan sekedar pengalaman tapi menjadi sebuah intisari madu kehidupan, sehingga setiap kata yang terucap menjadi rangkaian kalimat menggugah kita semua. Atau memang kita sebagai pendengar sedang membutuhkan kata. Membutuhkan kata untuk sebuah cinta, tapi tentunya dari tak sekedar gumam... Selamat menikmati…..
“…dengan kita bergerak. insya Allah, Allah pasti akan menggerakkan hati manusia yang lain untuk turut bergerak” (ustadz Wahono; Tarbiyah Center Depok).
“…biasanya orang yang suka membaca akan lebih menarik dan disukai banyak orang..” (Bpk Umar J; Dosen Menfarkom Apteker UI; kuliah ke-4).
“ semangat itu ada pasangannya : lelah. Itu mutlak. mungkin saja saat aku lelah teman – teman sedang sibuk dengan semangat, jadi lelah ku terecoveri…..” (my outbox sms; 220908, 21:24)
“Tdk ada kecewa dlm dwh yg ada hnya hikmah or ibroh Fit, terlepas itu trjd atw tdk. Mngimani takdir trmasuk dlm bgian mmbuang jauh kekecewaan saat rencana tdk brbuah jd hasil…” (my outbox sms; 280908, 14:16)
“…pasangan jiwa itu adalah rahasia kehidupan yang kita semua tak pernah tahu….bisa dekat atau jauh” (akh Sigit; staf RS Harapan Kita)
“ …….akhi mempelajari dan memahami Al qur’an itu membutuhkan waktu…..” (ustadz Salim; Utsmani Condet, Coffe break)
“ Sepertinya kalimat yang terlalu panjang sudah menjadi “penyakit kronis” dalam tulisan-tulisan kakak. Sepertinya kalimat-kalimat panjang ini….” (Indah Apt 68)
Monday, September 29, 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
1 comment:
Asli, malu rasanya sepotong kalimat itu muncul di antara kalimat-kalimat yang berasal dari orang-orang luar biasa.
Tapi sepotong kalimat itu, mudah-mudahan bisa membawa kemajuan untuk karya-karya selanjutnya. Ternyata pemanfaatan koma dan titik membuat tulisan-tulisan terbaru kakak lebih nyaman untuk dinikmati, labih bertutur. Singkatnya, lebih 'nyampe' pesannya. Semoga pembaca yang lain juga bisa merasakan hal yang sama.
Post a Comment